Kamis, 15 September 2011

Kiss … Kiss …

Author : Kuroyuki
Genre : Comedi tapi gaje
Rating : Aman kok
Warning : Bahasa kacau lahhh …
Disclaimer : kalo ada nama yang mirip dengan artis Vkei, itu memang disengaja ^^, tapi storyline tetep punya saya

Douzo ….


Cuuuup !!!

“Naniiii ?!!!” Shou berteriak histeris ketika ada banda lembek-lembek basah (apaan ??) yang menempel di pipinya dan membentuk efek suara nan indah itu. Ia menoleh dan melihat makhluk yang sangat ia kenal sedang tersenyum najong padanya
“Miyavi !!! lo ngapain sehh ?!!” Shou melompat dari sofanya dengan cepat sambil melap pipinya yang barusan dicium dengan semena-mena oleh Miyavi
“Hei, gue cuma nyium lo kok, memangnya salah ??” jawab Miyavi sok polos
Shou bergidik geli, masih terasa sensasi-sensasi yang gimanaa gitu akibat ciuman dari Miyavi tadi
“Jelas salah, dodol !! kita bukan diatas panggung dan gak sedang melakukan fanservice, geli tau >.< !!” Shou kembali bergidik
“Oh, ayolah Shou, lo tau kan gimana kebiasaan gue, atau mungkin lo ingin merasakan ciuman gue yang lebih dahsyat lagi ?” Miyavi mendekati Shou dengan gayanya yang mesum, membuat Shou mengambil langkah seribu, sejuta, atau semilyar kalau perlu untuk kabur dari rocker mesum itu
“Ogaahhhh !!!” jerit Shou keluar pintu
“Ck, gak asik ah…” Miyavi mencibirkan bibirnya dengan bosan

@@@

Namanya Miyavi, teman-temannya biasa memanggilnya Meev. Dia seorang rocker berusia 28 tahun yang berada di bawah naungan Pscompany bersama Shou, vocalis AliceNine, yang barusan menjad terget penganiayaannya.
Cowok yang memilki banyak tato dan piercing ini terkenal dengan gayanya yang cuek namun ramah, bahkan pada para fansnya. Belum lagi dikarenakan dia memiliki hobi yang aneh, yaitu mencium siapapun yang berada di dekatnya dalam radius beberapa centimeter, hmmm, cukup aneh bukan ?? gak cewek, gak cowok, kalau sudah berada di dekatnya, maka bersiaplah untuk mendapat cipokan maut dari bibirnya, yang membuat para fansnya ceweknya berteriak histeris (soalnya dikira fanservice), dan membuat teman-teman cowoknya hanya tersenyum pasrah mendapat ciuman ala seme-nya itu.
Namun, begitulah Meev, mungkin motto dalam hidupnya adalah no kiss no life, yang intinya, dia hobi menempelkan tanda bibirnya pada siapa saja dan apa saja, eh, enggak ding, ciumannya cuma berlaku buat manusia kok ^^.
Dan mungkin salah satu impian terbesarnya adalah menaklukan Pscompany dengan ciuman mautnya ….

@@@

“Ngapain lo ?” Aoi mengernyit saat melihat Meev jongkok layaknya anak terbuang di pintu latihan band Gazette
“Kan lagi jongkok ..” Meev tersenyum polos pada Aoi, membuat gitaris Gazette itu geleng-geleng kepala dengan tingkah sarap temen satu menejemennya ini
“Lo gak ada kerjaan ? gak ada latihan ?” tanya Aoi
Meev menggeleng, kemudian matanya terlihat berbinar saat melihat seseorang datang ke arah mereka, Meev pun bangkit dari ritual jongkoknya itu
“Ohayou Aoi, oh, ada Meev juga ..” sapa cowok berlesung pipi itu
“ohayou Kai” jawab Aoi, namun Meev hanya memandang Kai dengan tatapan yang sulit diterjemahkan
Kai masuk ke dalam ruangan, diikuti mata Meev yang masih saja melihatnya sampai Kai hilang di balik pintu, dan Aoi pun seperti mencium adanya nasi gosong, eh, maksudnya ada hal yang mencurigakan dari Meev
“Hei !!!” Aoi meninju pelan lengan Meev
“Ah, eh, ap, apa ?” Meev gelagapan
“Jangan mencoba melakukan hal yang aneh-aneh sama leader gue” kata Aoi mengancam
“Eh, apaan sih, memang siapa yang mau macem-macem sama Kai ?” Meev mencoba mengelak
“Ck, gue udah ngebaca dari tampang mesum lo, pokonya awas, gak akan gue biarin sesentipun ujung bibir lo nyentuh kulit Kai !” kata Aoi kemudian masuk dalam ruang latihan
WTF !!! Kok Aoi bisa tau ya hasrat tersembunyi dalam diri gue ?? pikir Meev bingung.
Habisnya gimana dong, cuma Kai satu-satunya makhluk manis di manajemen ini yang belum dia nistai (??) dengan bibirnya. Dan jelas itu bisa membuyarkan impiannya untuk menaklukan Pscompany dengan ciumannya. Kalau digambarakan , maka seperti inilah skema perjuangan Meev :

MENCIUM KAI = MENAKLUKAN PSCOMPANY = MENGUASAI DUNIA (halah gaje !)

Belum lagi ngeliat tampang Kai yang polos nan imut itu, aduuhhhh, rasanya gemes pingin grepe-grepe dia >///< (author d pentung Meev, “Woii !! itu kan mau lo !!”)
Tapi yang jadi penghalang terbesar jelas adalah Aoi, gitaris sekalius personil tertua di Gazette (Aoi : “Gak usah disebut tua kaliii !!” ). Gak tau kenapa makhluk jejelmaan mujaer itu gak rela banget kalo Kai merasakan bibir indahnya ini. Padahal Aoi sendiri juga pernah mendapat ciuman maut darinya yang sayangnya berakhir dengan tampolan manis di bibir Meev dan membuat bibir kebanggaanya itu nyut-nyutan selama seminggu

@@@

Meev sedang berjalan-jalan di lapangan belakang kantor PSC, hingga kemudian dia tiba-tiba melihat sosok yang sedang ia pikirkan saat ini, Kai. Pemuda manis itu nampak sedang duduk sambil memainkan stik drumnya, terlihat ia mengangguk-anggukkan kepalanya mengikuti alunan musik dari ipodnya
“Wah, pucuk di cinta, Kai pun tiba, kayaknya nasib baik lagi berpihak padaku “ pikir Meev senang, inilah saatnya untuk menuntaskan cita-citanya yang tertunda sekian lama (hahaha).
Ia pun menghampiri Kai
“Haloo, Kai !!!” Meev setengah menabrakaan dirinya pada Kai saat duduk, membuat Kai terkejut dan melepas earphonenya,
“Oh, Meev, lagi ngapain di sini ?”
“Enggak, cuma iseng aja. Sendiri ? anak-anak Gazette mana ?”
“Oh, mereka didalem, masih pada makan siang”
Yess!! berarti si iblis Aoi itu gak ada di sini, gue bebas !! pikir Meev girang.
Diliriknya Kai yang kembali sibuk dengan earphonenya, dan saat itu juga ia melihat pipi Kai yang begitu mulus, putih, bersih tanpa noda dan dosa., seperti mengoda bibirnya untuk segera menyentuhnya, xixixi, kira-kira seperti itulah suara tawa iblis yang menggema di telinga Meev.
Mumpung orangnya lagi sibuk sendiri, nyosor dulu ah, dan Meev pun mulai memonyongkan bibirnya, mengarahkan tepat pada sasaran di pipi Kai. Sedetik lagi cita-citanya untuk menodai pipi mulus itu akan terwujud hingga sebuah hantaman telak pada pipinya membuatnya berteriak,
“Adoouwww !!!”
Meev terjatuh dengan keras di atas rerumputan yang membuat Kai kaget dan bingung, kemudian ia menoleh, tampak Aoi berlari menghampiri mereka
“Ahh, gomen, hontouni gomenasai, aku tidak sengaja, bola itu begitu saja terlepas dari tanganku” kata Aoi
Rupanya yang baru saja menumbangkan Meev adalah sebuah bola basket yang menggelinding tak jauh darinya
Meev,meraba pipinya, bengkak dan sakit..
“Kau tidak apa ?” tanya Kai, mencoba membantunya bangkit
Meev mendelik kesal pada Aoi yang malah nampak puas lahir batin akan penderitannya
“Maaf tadi sedang bermain basket dan ternyata tanganku belum ahli untuk menggenggam bola itu” Aoi menjelaskan dengan ringan, membuat Meev makin kesal,
Helooooo !!! seluruh dunia juga tau, mana mungkin mujaer itu bisa bermain basket disini, secara seluruh lapangan ini penuh dengan rerumputan, lagi pula apa Aoi tidak bisa membedakan mana lapangan basket dan mana lapangan sepak bola?? Yang tadi itu pasti disengaja ! Meev masih ngedumel dalam hati
“Kai, kita latihan lagi, yang lain udah pada nugguin” ajak Aoi
Kai menoleh sesaat pada Meev
“Jangan khawatir, Meev tidak akan mati hanya karena tampolan bola basket” lanjut Aoi lagi sambil memberikan deathglare-nya pada Meev beserta pesan tersirat –jangan macam-macam lagi pada Kai- yang membuat Meev terpaku ditempat.

@@@

Begitulah, Meev banyak sekali mendapatkan cobaan untuk mewujudkan impian anehnya itu. Namun mungkin memang ada yang salah dengan otaknya, karena tampolan bola basket saja belum cukup untuk menormalkannya dan Meev masih saja suka mengumbar ciuman pada siapun dan apap-, oh, maksudnya hanya pada manusia.
Dan sepertinya ia akan masih berjuang keras untuk memecahkan rekornya sebagai manusia yang memberikan ciuman pada seluruh makhluk di Pscompany ^^ , termasuk
Kai, walaupun itu artinya dia harus sering berhadapan dengan lawan sengitnya si gurame jejadian aka Aoi.

FIN

Ini cuma penpik dari author malas, gaje, n misstypo seperti saya ….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar